Jakarta (31/7) – Saat Hari Raya Idul Adha ada satu tradisi yang tidak bisa lepas dan menjadi bagian dari lebaran Haji itu sendiri, yakni berkurban. Dari kegiatan tersebut biasanya setiap orang akan menerima daging kurban untuk diolah masing-masing di rumah.

Pembagian daging kurban adalah momen yang harus ada saat perayaan Idul Adha. Ada banyak cara dalam mengolah daging kurban agar menjadi santapan yang lezat.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengolah daging kurban. Karena jika salah dalam mengolah, kandungan gizi dalam daging kurban bisa hilang.

Berikut ini merupakan 5 cara sehat mengolah daging kurban saat Idul Adha:

  1. Pisahkan lemak dengan daging
  2. Lemak yang menempel pada daging hendaknya dipisahkan terlebih dahulu sebelum dimasak. Biasanya lemak yang terdapat dalam 10 gram daging mampu mencapai 13,9 gram. Adanya lemak berlebih dalam daging, akan membuat daging tidak sehat saat dikonsumsi. Namun, jika di bagian dalam daging terdapat lenak putih berbentuk garis-garis tipis, sebaiknya lemak tersebut tidak perlu dipisahkan. Karena lemak-lemak kecil berbentuk garis tersebut akan memberikan rasa gurih dan sedap pada daging.

  3. Direbus atau dikukus
  4. Selain memberikan tekstur empuk pada daging, merebus daging kurban merupakan langkah mudah untuk mempertahankan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Dilansir dari laman Klikdokter.com, dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, menjelaskan bahwa memasak daging sebaiknya tidak melebihi suhu 250Β°C. Karena merebus daging dengan suhu terlalu tinggi juga dapat merusak kandungan nutrisi di dalamnya.

  5. Dipanggang
  6. Selain dikukus, daging kurban dapat diolah dengan cara dipanggang. Dengan dipanggang daging kurban akan terasa lebih nikmat tanpa kehilangan kandungan gizinya.
    Namun, dalam memanggang daging kurban, sebaiknya hindari paparan api secara langsung agar daging tidak hangus.

  7. Tambahkan perasan lemon
  8. Menambahkan perasan lemon pada daging kurban dapat membuat daging lebih empuk. Perasan lemon juga dapat menghilangkan aroma khas kambing yang menyengat. Bahkan dipercaya dapat membunuh bakteri yang ada pada daging. Untuk menambahkan perasan lemon, bisa dilakukan dengan cara menyiram daging dengan segelas air yang bercampur perasan lemon. Atau bisa juga dengan melumuri daging dengan perasan lemon tanpa campuran air.

  9. Gunakan peralatan higienis
  10. Selain cara-cara di atas pastikan semua peralatan higienis dan bersih saat mengolah daging kurban. Agar kesehatan sekeluarga bisa terjaga, ada cara mengolah daging kurban yang mudah lho. Jangan anggap remeh mengolah daging kurban ini ya, Maiders.

Cara mengolah daging sapi maupun kambing harus punya pengolahan yang tertata karena akan membantu rasa daging setelah di masak. Terutama cara mengolah daging kambing yang biasanya ada bau prengus tersendiri. Peralatan yang higienis juga dapat menjadikan daging kurban lebih sehat saat dikonsumsi.

Selamat memasak πŸ™‚

*sumber: timesindonesia