Jakarta (19/11) – Apakah pacaran beda server atau agama itu salah? Perbedaan keyakinan tak selalu menjadi permasalahan serius bagi sebagian orang. Setelah ditelusuri oleh tim Maimaid, banyak pasangan yang memang menjalani kasih dengan beda ‘server’ ini yang menjalaniApalagi pacaran dengan seseorang yang berbeda keyakinan dengan kita, memang nggak semulus dengan pacaran yang satu keyakinan. Dalam kondisi itu, ada banyak tantangan yang pasti akan kalian hadapi, Maiders. Setiap agama memiliki ketentuannya sendiri-sendiri. Sesuatu yang kamu nilai boleh dilakukan, ternyata tidak dibolehkan di agamanya. Tapi tentunya setiap agama mengajarkan kebaikan. Jadi, kamu dan pasangan dituntut untuk saling menghormati keyakinan masing-masing, tanpa men-judge siapa yang benar dan salah.

Berbesar hati

Memiliki pacar yang berbeda keyakinan dapat mengajarkan kamu untuk berbesar hati. Mungkin hubungan kalian nggak seperti rekan-rekan lain yang seiman dengan pacarnya. Mereka bisa bersama-sama menjalankan ibadah dan satu pandangan tentang keimanan. Sementara kamu dan pasangan berdoa pada Tuhan dengan cara kalian masing-masing. Kamu nggak perlu sedih, karena hal ini membuat hati kalian lebih ‘kaya’.

Berpikir terbuka

Pacaran beda agama menuntut kamu dan pasangan untuk berpikiran terbuka. Kalian mesti saling menghargai perbedaan dan melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Di saat seperti ini, kamu diajak untuk memahami jalan pikiran pasangan, begitu juga yang dilakukan pasangan ke kamu. Kamu bisa memperluas cara pandang dengan mencari referensi lain atau ngobrol bareng teman-teman yang seiman dengan pacar.

Tahan diri atau kesabaran harus kuat

Maiders, sebesar apapun rasa cinta kamu ke dia, kamu tidak dapat memaksa dia untuk mengimani keyakinan yang sama denganmu. Saat kalian menemui perbedaan pendapat, berusahalah untuk menahan diri dan emosi. Kamu sebaiknya bersabar karena masalah keimanan adalah hal yang paling privat dari seseorang. Sebaiknya kamu tidak menuntut dia agar hubungan kalian tetap berjalan dengan nyaman.

Komitmen atau kompromi untuk masa depan

Seasik apapun hubungan kalian, akan ada masa dimana kamu dan dia harus memutuskan jalan cerita ke depannya. Mungkin diantara kalian ada yang memutuskan berpindah keyakinan, agar bisa menikah dalam satu kepercayaan. Pilihan lainnya, menikah dengan tetap pada keyakinan masing-masing atau memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan kalian.

Selain harus kompromi dengan diri sendiri, kamu juga mesti memikirkan pasangan kamu dan keluarga kalian berdua. Setiap pilihan tentu memiliki resiko masing-masing. Apapun keputusannya, kamu harus ikhlas dan bersiap menghadapi konsekuesinya.

Jadi, pacaran beda server itu tidak salah ya, Maiders. Jika kalian menjalaninya dengan sehat. Berpacaran beda agama memang bisa memberimu banyak hal baik, namun itu juga bisa membuatmu mengalami sejumlah efek buruk. Pertimbangkan baik-baik segala konsekuensi yang mungkin kalian rasakan, supaya kalian bisa membuat keputusan yang terbaik dan tidak menyesalinya belakangan. Semoga infromasi ini bermanfaat ya, Maiders 🙂

*Sumber: Maimaid Team