Jakarta (11/8) – Di era digital, sebagian besar aktivitas kehidupan manusia sekarang dilakukan di smartphone. Semakin banyak aktivitas yang dilakukan lewat smartphone, maka baterai yang digunakan juga banyak.

Baterai adalah komponen yang vital pada HP. Tidak sedikit kasus HP bermasalah seperti meledak yang disebabkan oleh baterai. Baterai juga jadi vital karena merupakan tulang punggung nyala tidaknya smartphone. Karena itu, tak jarang sebagian besar dari Anda jika akan membeli HP, faktor kapasitas baterai menjadi salah satu utama yang diperhatikan.

Selain itu, semakin banyak aplikasi yang diinstal, dan semakin banyak notifikasi yang diterima maka semakin membenani baterai. Ini mungkin akan menyebabkan baterai smartphone semakin menurun seiring waktu.

Meskipun baterai memiliki masa pakai antara tiga dan lima tahun, atau antara 500 dan 1.000 siklus pengisian, baterai ponsel berusia lima tahun tidak akan pernah bertahan selama baterai baru.

Mengutip dari Tech Advisor, berikut ini tips cara merawat kesehatan baterai smartphone Anda agar lebih awet digunakan:

  1. Waktu Men-charger
  2. Idealnya, Anda men-charge baterai terisi di antara 30 persen dan 90 persen. Jadi, lakukan pengisian jika sudah di bawah 50 persen, tetapi cabut sebelum mencapai 100 persen. Artinya, Anda harus hindari membiarkan baterai smartphone berada di bawah 20 persen.

  3. Hindari Men-charger Semaleman
  4. Sebagai aturan, sebaiknya hindari pengisian semalaman, meskipun bangun tidur nyaman dengan baterai penuh di pagi hari. Memang, sebagian besar smartphone modern memiliki sensor bawaan untuk mematikan pengisian daya saat mencapai 100 persen.

    Tapi, jika masih dihidupkan, mereka akan kehilangan sejumlah kecil baterai saat idle. Aturan lainnya, aktifkan mode pesawat dan Do Not Disturb. Dan lebih baiknya lagi jika Anda mematikan smartphome Anda.

  5. Keamanan Menggunakan Fast-Charger
  6. Mayoritas smartphone modern mendukung beberapa jenis pengisian cepat, namun ini sering kali mengharuskan Anda membeli aksesori tambahan. Standar industri adalah Pengisian Cepat Qualcomm, yang menghasilkan daya 18W.

    Meskipun pengisian daya cepat itu sendiri tidak akan merusak baterai ponsel Anda, yang dibuat untuk mendukungnya, panas yang dihasilkan berpotensi memengaruhi masa pakainya.

  7. Menggunakan Smartphone saat dicharger
  8. Jika memang Anda harus menggunakan smartphone ketika sedang dicharger, gunakan pengisi daya yang disertakan dengan telepon Anda, karena sudah pasti memiliki peringkat yang benar. Atau pastikan pengisi daya pihak ketiga disetujui oleh pabrikan ponsel Anda.

  9. Hindari Beban Parasit
  10. Jika Anda menonton video ketika sedang men-charging hal ini dapat “mengacaukan” baterai dengan membuat siklus mini, di mana bagian-bagian baterai terus-menerus berputar dan memburuk dengan kecepatan yang lebih cepat daripada bagian sel lainnya.

  11. Jaga Baterai Smartphone Tetap Dingin
  12. Jangan biarkan terlalu panas atau terlalu dingin – terutama saat mengisi daya. Jika ponsel menjadi terlalu panas, Anda akan merusak baterainya, jadi cobalah untuk tetap dinginkan jika memungkinkan.

  13. Mematikan Ponsel saat Charger
  14. Salah satu cara paling baik untuk ngecas HP adalah dengan mematikan HP tersebut. Memang tidak terlalu salah ketika ngecas dalam keadaan HP menyala. Hanya saja akan lebih baik ngecas HP dalam keadaan HP mati.

  15. Mengisi Tidak Sampai 100%
  16. Banyak orang yang salah kaprah tentang pengisian penuh. Ada yang mengatakan jika baterai tak terisi penuh dan langsung dicabut, maka hal tersebut akan menurunkan kinerja baterai. Padahal ngecas HP yang paling ideal justru bukan saat penuh atau 100% tetapi sekitar 80% saja.

    Jadi, buat Anda yang sering main cabut saat HP Anda baru diisi sampai 80% hingga 90% tak perlu khawatir baterai cepat rusak. Justru sering mengisi daya terlalu penuh pada beberapa smartphone berpotensi mengurangi umur baterai.

  17. Hindari Penggunaan Power Bank Terlalu Sering
  18. Power bank adalah benda elektronik yang sering jadi teman berpergian banyak orang. Benda ini adalah penyelemat ketika Anda ingin tetap terhubung dengan HP saat baterai HP hampir kosong. Biasanya digunakan ketika memang di sekitar tidak ada colokan, seperti dalam perjalanan.

    Penggunaan power bank untuk ngecas HP sebenarnya sah-sah saja. Hanya saja penggunaannya jangan terlalu sering dan gunakanlah saat mendesak. Ngecas HP memakai power bank terus-menerus berpotensi membuat umur baterai HP menjadi berkurang. Bahkan, bisa membuat baterai HP drop. Terlebih jika Anda menggunakan power bank abal-abal.

  19. Nge-charger HP di Pagi Hari
  20. Banyak orang yang melakukan pengisian daya baterai HP saat malam hari. Biasanya biar ditinggal tidur dan saat bangun, daya HP sudah terisi penuh. Jika hal ini terjadi pada zaman dulu maka bisa dikatakan cukup berbahaya karena HP zaman dulu jika sudah terisi penuh harus segera dicabut dari arus listrik untuk kesehatan baterai.

    HP modern sudah punya pemutus arus otomatis ketika daya baterai sudah terisi penuh. Jadi banyak orang yang sudah tak begitu khawatir meninggalkan HP dalam kondisi cas saat tidur. Namun perlu diketahui, meskipun diperbolehkan ngecas HP samalaman, ngecas yang baik justru adalah saat pagi sebelum berangkat kerja atau berkativitas.

Maiders, ada yang harus Anda ketahui untuk menghindari meninggalkan smartphone Anda di dalam mobil yang panas, di pantai, di samping kompor. Biasanya, baterai berkinerja optimal di suatu tempat antara 20-30 ° C, tetapi jika hanya singkat di atas itu, seharusnya baik-baik saja.

Demikianlah pemaparan tentang cara nge=chaeger HP yang baik dan benar. Lakukanlah cara tersebut agar baterai HP Anda lebih awet dan tahan lama. Punya tips lainnya? Silakan tuliskan di kolom komentar, ya.

*Sumber: Tech Advisor | cari sinyal