Jakarta (26/10) – Memakai masker adalah keharusan di tengah upaya mengendalikan pandemi COVID-19. Untuk masyarakat awam diizinkan menggunakan masker kain biasa asal sesuai dengan standar, seperti menghindari masker scuba atau buff.

Tetapi ada banyak orang meyakini efektivitas masker kain akan lebih baik jika ditambahi lapisan tisu. Benarkah demikian? “Menurut studi ilmiah tidak perlu (pakai tisu),” kata praktisi klinik sekaligus relawan COVID-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i, kepada Antara, Jumat (18/9/2020).

Ia mengingatkan bahwa Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, menyarankan masker kain tiga lapis.

“Dengan kita menutup (pakai masker) dan mengurangi droplet yang keluar, harusnya penularan akan ditekan atau berkurang sampai 85 persen. Sudah banyak data ilmiahnya, bahkan penelitian bilang 90 persen. Sepenting itu memakai masker, asal memakainya benar dan masker yang dipilih benar,” ujar Fajri.

Dari sisi bahan, katun cult direkomendasikan karena memiliki kerapatan 180 benang per inci dan mampu menyaring partikel-partikel halus.

“Bahan yang bagus katun cult yaitu katun dengan kerapatan 180 benang per inci. Dilihat saja katunnya agak tebal. Selain itu, boleh masker sutra karena ada kemampuan untuk mencegah masuknya partikel-partikel halus. Katun dengan sifon juga bagus,” lanjut Fajri.

Masker juga membantu membatasi penyebaran kuman, bakteri ataupun virus termasuk Covid-19 yang penularannya sulit diprediksi. Berbicara mengenai perlengkapan kesehatan tersebut, rupanya kini banyak orang yang mulai menggunakan masker dengan ditambah atau dioleskan minyak kayu putih.

Pasalnya selain dapat melancarkan pernapasan, penggunaan minyak kayu putih pada masker itu juga diyakini lebih ampuh menangkal virus corona. Jadi belum ada penelitian yang menyatakan bahwa belum bisa menjamin mengoleskan masker kain dengan minyak esensial seperti minyak kayu putih akan membuatnya lebih ampuh menangkal virus corona.

Sementara itu ditilik dari sisi medis, minyak kayu putih memang bisa membantu melancarkan saluran pernapasan. Sehingga tak heran jika masker dioleskan pada masker, pernapasan Maiders akan terasa lebih lega.

Pastikan masker yang Anda kenakan selalu kering dan segera ganti jika masker sudah basah atau lembap.Sebab, setelah lembap masker sudah tidak lagi efektif menangkal virus.

*Sumber: Maimaid team