Jakarta (27/10) – Hari ini, Selasa (27/10) merupakan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75 tahun. Peringatan HLN ke-75 tahun ini mengambil tema “Transisi Energi Bersih: Manfaatkan Momentum Sekarang!”. Sektor energi sedang menuju megatrend global ke energi bersih. Tren global ini akan mengubah model bisnis perusahaan energi global.

Managing Director Majalah Listrik Indonesia Irwadhi Marzuki, mengatakan Hari Listrik Nasional (HLN) Ke-75 menjadi momentum bagi seluruh stakeholder terutama pemerintah untuk melakukan transisi menuju energi bersih yang lebih ramah lingkungan, kompetitif sekaligus menjadi energi alternatif dalam menggerakkan perekonomian nasional.

“Bahkan, PLN mentargetkan program 75/100, yaitu di HLN ke-75 dan HUT Kemerdekaan RI Ke-75 Tahun, rasio elektrifikasi di seluruh wilayah Indonesia mencapai angka 100%. Di samping, peningkatan mutu pelayanan dengan mengadopsi teknologi digital,” ujar Irwadhi.

Lanjut Irwadhi, majalah Listrik Indonesia ikut menyambut dan memeriahkan HLN Ke-75, dengan menghadirkan Rubrik Mereka Bicara, yang berisikan pendapat dan harapan terkait pengembangan ketenagalistrikan di Indonesia, dari perbagai elemen lapisan masyarakat.

“Pendapat dan Harapan dari masyarakat terkait HLN Ke-75 akan kami muat di Majalah Listrik Indonesia Edisi 75. Bagi yang beruntung berhak mendapatkan Majalah Listrik Indonesia dan Souvenir Maskar Majalah Listrik Indonesia,” tegas Irwadhi.

Cara Menghemat Listrik di Rumah dengan Panel Surya

Masyarakat biasanya mengeluh tentang kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Hampir setiap tahun, masyarakat percaya bahwa TDL akan semakin meningkat. Ini sangat berpengaruh pada biaya bulanan untuk setiap keluarga. Agar listrik tak menjadi beban besar dalam biaya bulanan dalam rumah tangga, kini banyak produsen sudah mulai memanfaatkan penggunaan teknologi panel surya (solar panel) di setiap rumah. Teknologi ini biasa dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Dengan PLTS ini, konsumsi listrik di setiap rumah bisa menghemat hingga 60% dari listrik komersil.

Salah satu pengembang panel surya terbaik saat ini sedang mengerjakan konsep perumahan mandiri. Konsepnya lengkap dengan panel surya akan dipasang di atap ruma. Karena dengan menggunakan panel surya ini, kita bisa menghemat konsumsi listrik PLN hingga 60 %. Energi listrik yang diproduksi oleh panel surya bisa langsung digunakan untuk pengisian. Sisanya akan dialihkan ke jaringan PLN, yang akan mengurangi pembayaran tagihan listrik PLN.

Sebagai contoh yaitu perumahan panel surya yang terletak di Cluster Almanda. Lokasinya di dekat Stasiun Kereta Tigaraksa, Tangerang, Banten. Seperti diketahui, panel surya dengan kekuatan 1 kWp bisa menghasilkan listrik selama 8 jam. Total yang dihasilkan sekitar 3,5 kWh dengan intensitas cahaya matahari di Jakarta. Dengan panel, konsumsi listrik dari PLN akan berkurang 3,5 kWh per hari atau setara dengan Rp 5.000 (tarif listrik PLN adalah Rp1.400 / kWh). Sehingga dalam sebulan, tagihan listrik Anda akan berkurang sekitar Rp 150.000.

Konsep pengembangan panel surya tak terlepas dari potensi energi matahari yang cukup penting di Indonesia. Ini dikarenakan wilayah di Indonesia menerima sinar matahari sepanjang tahun. Menurut data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, potensi energi matahari di Indonesia lebih kurang 4,8 kWh / meter persegi atau setara 112.000 GWp, tetapi belum banyak digunakan dari sekitar 10 MWp. Indonesia harus dapat memanfaatkan potensi besar ini di masa depan.

Cara Kerja Teknis Panel Surya

Sebuah panel surya ternyata cahaya matahari menjadi listrik! Kita melihat listrik di tempat kerja setiap hari. Misalnya, saat Anda menghidupkan lampu, elektron bergerak melalui kabel dan menerangi bohlam. Aliran itu elektron disebut listrik. Satu panel surya terdiri dari banyak sel surya kecil. Masing-masing sel menggunakan cahaya untuk membuat elektron bergerak. Sel terdiri dari dua lapisan yang berbeda yang saling menempel. Lapisan pertama yang sarat dengan elektron, sehingga elektron siap untuk melompat dari lapisan ini ke lapisan kedua. Lapisan kedua telah memiliki beberapa elektron diambil, sehingga siap untuk menerima lebih banyak elektron.

Ketika cahaya hits elektron di lapisan pertama, elektron melompat ke lapisan kedua. Elektron yang membuat bergerak elektron lain, yang membuat bergerak elektron lain, dan sebagainya. Itu adalah sinar matahari yang mulai aliran elektron, atau listrik. Mobil-mobil di foto ini mendapatkan kekuasaan mereka dari panel surya datar di atas. Berdiri di samping setiap mobil adalah tim siswa sekolah menengah yang dirancang, dibangun, dan berlari dalam 2010 Solar Challenge Car.

Bagi Maiders, yang berminat memasang PLTS Atap, ada beberapa ketentuan yang telah diatur dalam Permen ESDM Nomor 49 Tahun 2018, antara lain:

  1. Kapasitas maksimum sistem PLTS Atap adalah 100% dari daya tersambung pelanggan PLN
  2. Perhitungan ekspor-impor sistem PLTS Atap dihitung berdasarkan nilai kWh ekspor yang tercatat pada meter kWh ekspor-impor x 65%. Surplus ekspor akan diakumulasikan pada bulan berikutnya sebagai kWh pengurang tagihan. Setiap tiga bulan jika masih terjadi surplus maka akan dinihilkan (reset ke 0)
  3. Instalasi Sistem PLTS Atap wajib memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO), SLO Instalasi Sistem PLTS Atap dengan kapasitas sampai dengan 25 kiloWatt (kW) merupakan bagian dari SLO instalasi pemanfaatan tenaga listrik tegangan rendah.
  4. Konsumen PLN dari golongan tarif industri dikenai biaya kapasitas (capacity charge) dan biaya pembelian energi listrik listrik darurat (emergency energy charge). Pengaturan biaya kapasitas bagi pengguna PLTS Atap golongan industri yang tersambung dengan PLN (on-grid) mengacu pada Permen ESDM No. 01 Tahun 2017
  5. Konsumen PT PLN yang berminat memasang PLTS Atap harus mengajukan permohonan pembangunan PLTS Atap kepada PLN Wilayah/Distribusi
  6. Pemasangan PLTS Atap harus dilakukan oleh badan usaha (perusahaan) yang memiliki sertifikat badan usaha ketenagalistrikan dan ijin usaha pemasangan dan penyambungan instalasi listrik (instalatir bersertifikat). Instalasi yang telah memenuhi SPLN dan SNI yang mengatur tentang keamanan dan keselamatan instalasi dapat dilihat pada daftar berikut: http://ebtke.esdm.go.id/post/2019/08/02/2306/daftar.badan.usaha.pembangunan.dan.pemasangan.plts

Sekarang Maiders tidak perlu pusingkan ddengan biaya tagihan listrik bulanan tempat tinggal atau usaha mahal, Pemasangan pembangkit listrik tenaga surya ( PLTS) atap barangkali bisa jadi jawabannya. Selamat mencoba 🙂

*Sumber: solarcellsurya