Jakarta (13/10) – No Bra Day atau hari tanpa beha atau bra diperingati setiap tanggal 13 Oktober yang disebut-sebut membawa pesan kepedulian pada kanker payudara. Tidak mengherankan karena Oktober secara resmi diperingati sebagai bulan kepedulian kanker payudara.

Dikutip dari Wikipedia Hari Tanpa Bra adalah peringatan tahunan pada 13 Oktober di mana wanita didorong untuk tidak mengenakan bra sebagai sarana untuk mendorong kesadaran kanker payudara . Hari Tanpa Bra awalnya diperingati pada 9 Juli 2011, namun dalam tiga tahun telah dipindahkan ke hari ke-13 Bulan Kesadaran Kanker Payudara Nasional , Oktober.

Pengguna di media sosial didorong untuk memposting menggunakan tagar #nobraday untuk mempromosikan kesadaran akan gejala kanker payudara dan untuk mendorong kesetaraan gender.Beberapa pengguna di situs media sosial juga menganjurkan wanita untuk memposting foto diri mereka yang tidak mengenakan bra.

Beberapa wanita menganut No Bra Day sebagai pernyataan politik sementara yang lain lebih suka kenyamanan membuang apa yang mereka pandang sebagai pakaian yang membatasi dan tidak nyaman.

Pada 2012, sekitar 400.000 orang mengambil bagian dalam No Bra Day, 250.000 di antaranya di Facebook. Pada 2017, hari itu diamati oleh wanita di 30 negara, termasuk Selandia Baru, Rumania, Malaysia, Skotlandia, India, dan Ghana.

Wanita didesak setelah melepas bra mereka untuk melakukan pemeriksaan payudara. Di media sosial, wanita didorong untuk tampil tanpa bra dan memposting foto menggunakan tagar #nobraday. Lebih dari 82.000 wanita memposting gambar di Twitter dan Instagram pada tahun 2017.

Wanita yang memilih untuk tidak tampil tanpa bra dan pria didorong untuk mengenakan sesuatu berwarna ungu pada hari itu. Beberapa situs menyarankan agar peserta menyumbang untuk amal kanker payudara. Seorang fotografer Rumania memanfaatkan ide tersebut dan menerbitkan album foto yang menggambarkan wanita tanpa bra.

Pada tahun yang sama, seorang perempuan dengan nama samaran Anastasia Donuts menyusun Hari Tanpa Bra Nasional melalui sebuah situs web. Sejumlah aktivis ikut menggaungkan tagar #nobraday.

Gerakan itu menarik perhatian banyak pihak. Tiga tahun kemudian, dipilih lah tanggal 13 Oktober, sebagai Hari Tanpa Bra. Dari AS dan Kanada, gerakan Hari Tanpa Bra ini menyebar ke berbagai negara di dunia seperti Eropa dan Asia. Pada 2014, tercatat 30 negara di dunia ikut merayakan Hari Tanpa Bra.

Hari Tanpa Bra Sedunia mengajak para perempuan untuk tidak memakai bra. Ajakan ini merupakan bentuk kepedulian untuk para penyintas kanker payudara yang tidak bisa keluar rumah tanpa bra untuk menahan payudara buatan setelah menjalani operasi pengangkatan payudara.

Diharapkan dengan adanya hari ini, para perempuan dapat menyadari bahaya kanker payudara sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan. Kanker payudara merupakan satu dari sedikit kanker yang dapat dideteksi secara dini. Selain itu, sebagian besar jenis kanker payudara dapat diobati jika ditemukan semenjak dini.

Hari tanpa bra sedunia dapat diperingati dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri untuk mendeteksi keberadaan benjolan. Melakukan pemeriksaan payudara dapat dilakukan dengan melihat perubahan atau pembengkakan pada puting. Waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan adalah 7-10 hari setelah menstruasi.

Kanker payudara juga dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat seperti makan makanan yang bergizi, tidur yang cukup, berolahraga, dan tidak merokok. Hindari pula makanan yang dapat memicu kanker payudara seperti daging merah, daging yang diproses, alkohol, gula, dan susu tinggi lemak.

Selamat Hari Tanpa Bra Sedunia dan jangan lupa untuk mencegah dan mengurangi risiko kanker payudara ya, Maiders.

*Sumber: Wikipedia