Jakarta (3/7) – Maiders, Sendi terasa nyeri belakangan ini? Ada yang bilang itu karena Anda kena rematik, tapi yang lain menganggapnya karena asam urat. Pasalnya, sensasi atau gejala yang ditimbulkan terbilang mirip. Tak heran, antara asam urat dan rematik masih sulit dibedakan. Rematik dalam bahasa medis disebut dengan rheumatoid arthritis, yaitu sejenis penyakit autoimun yang membuat sendi-sendi kaku dan meradang.Jadi, peradangan disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terganggu dan malah menyerang jaringan sendi tubuh sehat hingga membuatnya rusak.

Sedangkan nyeri sendi akibat asam urat disebabkan oleh terlalu banyak kadar asam urat(uric acid) di dalam tubuh. Jadi, zat asam urat yang tertumpuk di dalam tubuh ini disebabkan oleh kebanyakan mengonsumsi makanan yang mengandung purin (Senyawa Kimia).

Banyak orang yang masih keliru tentang perbedaan antara rematik dan asam urat. Maka, kita cari tahu Yuk perbedaannya:

Perbedaan definisi antara rematik dan asam urat

Asam urat adalah bentuk pengapuran sendi yang menyebabkan persendian di beberapa area tubuh tiba-tiba bengkak dan kemerahan, serta terasa sakit dan panas atau hangat ketika disentuh. Dalam istilah medis, asam urat dikenal sebagai penyakit osteoarthritis. Sementara itu, rematik adalah penyakit yang menyebabkan radang pada persendian, sehingga membuatnya terasa bengkak, nyeri, dan kaku. Rematik memiliki nama lain rheumatoid arthritis dalam bahasa kedokteran.

Beda antara rematik dan asam urat juga dapat dilihat dari kelompok orang yang paling berisiko mengidapnya. Asam urat lebih banyak dialami oleh laki-laki berusia 30-50 tahun. Wanita justru berisiko 2-3 kali lipat lebih tinggi untuk terkena rematik dibanding pria, terutama di kisaran usia 40 sampai 60 tahun.
Dari definisi di atas, perbedaan antara rematik dan asam urat mungkin belum begitu jelas. Gulir artikel ini lebih lanjut untuk mencari tahu beda penyebab, gejala, serta cara mengobati rematik dan asam urat.

Perbedaan penyebab asam urat dan rematik

Asam urat adalah penyakit yang disebabkan oleh kelebihan kadar zat uric acid (asam urat) di dalam darah. Kadar uric acid yang terlampau tinggi disebabkan oleh kebiasaan makan tidak sehat, seperti terlalu banyak makan makanan berlemak dan tinggi purin. Purin inilah yang kemudian diolah tubuh untuk menjadi asam urat. Tubuh manusia sebenarnya memproduksi purin dalam jumlah kecil. Namun semakin banyak Anda mengonsumsi purin dari makanan, maka kadar purin dalam darah ikut meningkat sehingga kadar asam urat pun meninggi. Pada akhirnya, penumpukan asam urat dalam darah dapat menumpuk dan mengkristal di persendian.

Lantas, apa perbedaan antara asam urat dan rematik? Nah, penyebab rematik yang utama adalah gangguan autoimun. Gangguan autoimun itu sendiri adalah kekeliruan โ€œprogramโ€ cara kerja sistem kekebalan tubuh yang justru menyerang sel-sel dan jaringan sehat karena menganggapnya sebagai benda asing yang harus dihancurkan. Akibatnya, fungsi tubuh lambat laun akan rusak dari dalam.Pada kasus rematik, sistem imun keliru menyerang dan menghancurkan sel-sel sehat di jaringan pelapis sendi (sinovial). Seiring waktu, serangan keliru tersebut dapat menyebabkan sendi bengkak karena mengalami peradangan. Nyeri rematik yang terus-terusan kambuh dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen.Kondisi ini akan menyebabkan reaksi peradangan, rasa sakit, dan pembengkakan di sendi. Sendi yang biasanya terkena rematik biasanya ada di bagian pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan lutut di kedua sisi tubuh.

Beda gejala asam urat dan rematik

Beda gejala utama antara asam urat dan rematik tidak begitu kentara pada awalnya. Keduanya sama-sama menyebabkan nyeri sendi yang sering mengecoh para penderitanya.

Namun jika dikulik lebih dalam, berikut adalah perbedaan gejala antara rematik dan asam urat yang dapat Anda kenali.

Gejala rematik

  • Sendi terasa nyeri dan kaku (sulit digerakkan) yang biasanya memburuk di pagi hari setelah bangun tidur atau duduk terlalu lama.
  • Sendi yang terkena dapat memerah, bengkak, dan terasa hangat ketika disentuh.
  • Lemas, lesu, tidak bertenaga.
  • Nafsu makan menurun drastis.
  • Demam.
  • Sakit dan kaku di kedua sisi tubuh, misalnya seperti di pergelangan tangan atau pergelangan kaki.
  • Berat badan menurun perlahan.
  • Mata gatal atau perih.

Rematik dapat memengaruhi kemampuan penderitanya melakukan aktivitas harian, seperti menulis, membuka botol, memakai baju, dan membawa barang. Rematik yang dibiarkan terus kambuh berulang kali tanpa pengobatan dapat memicu komplikasi serius berupa hilangnya kepadatan tulang, kerusakan sendi, dan penyakit jantung.

Gejala asam urat

  • Nyeri sendi parah dan mendadak; pertama kali terjadi di pagi hari, kemudian cenderung sering kambuh pada tengah malam saat tidur.
  • Lokasi persendian yang umum terkena asam urat adalah jempol kaki, lutut, pergelangan kaki, siku, dan ibu jari.
  • Sendi tampak bengkak dan terasa kaku hingga sulit digerakkan.
  • Ada rasa panas atau hangat saat Anda menyentuh sendi yang bengkak.
  • Mengalami gejala mirip flu โ€” gejala ini jarang.
  • Pembentukan tophi, benjolan (nodul) berwarna putih atau kuning kecil di bawah kulit persendian yang terkena. Ini menandakan asam urat Anda sudah parah.

Sebagian besar gejala hanya terjadi selama beberapa jam dalam 1-2 hari. Gejala asam urat biasanya akan sering kambuh apabila Anda makan makanan pemicu, yaitu yang mengandung tinggi purin. Rematik dan asam urat dapat menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan ketika beraktivitas.Meskipun begitu, dari keduanya memang diketahui bahwa rematik tidak dapat disembuhkan, meski bisa diringankan atau dikendalikan gejalanya.Ketika Anda didiagnosis dengan rematik, dokter akan memberikan berbagai pilihan pengobatan untuk meringankan gejala yang di rasakan.

Sedangkan jika Anda mengalami asam urat, Anda bisa mengendalikan gejalanya dengan mengatur pola makan yang sesuai.Hindari makanan yang mengandung banyak purin dan alkohol.Selain itu, dokter juga akan memberikan obat-obatan untuk meringankan nyeri sendi akibat asam urat.

Akan tetapi, cara terbaik dan yang paling akurat untuk mengetahui apakah Anda mengalami asam urat atau rematik adalah dengan memeriksakan diri kedokter. Dokter juga akan membantu Anda dengan pengobatan dan perawatan yang diperlukan.

*Sumber: Hellosehat