Jakarta (12/9) – Mungkin banyak dari kita yang belum tahu tentang asal-usul buah alpukat. Kenapa bisa populer dan kenapa bisa dengan mudah ditemukan di hampir semua negara. Dikutip dari TanamanMart.com, buah alpukat berasal dari negara bagian Puebla, Meksiko, terdapat beberapa bukti yang di temukan dalam gua-gua yang menunjukkan bahwa pada tahun 10.000 SM dalam budaya Amerika kuno telah menggunakan alpukat yang tumbuh liar, namun setelah itu tidak diketahui lagi penggunaan alpukat sampai dengan beberapa ribu tahun berikutnya. Alpukat baru diketahui muncul di belahan dunia lain dalam 500 tahun terakhir, kemudian dengan cepat terkenal karena penampilannya yang unik, kelezatan rasa, serta manfaatnya di bidang kesehatan.

Alpukat adalah buah yang tumbuh dari tanaman Persea Americana, yang merupakan pohon cemara dari keluarga Lauraceae. Meskipun tidak menyerupai kerabat tersebut, alpukat terkait erat dengan kayu manis dan pohon salam. Pohon alpukat biasanya tinggi dan dapat tumbuh hingga ketinggian 65 kaki. Berat rata-rata buah alpukat adalah antara delapan ons hingga satu kilogram tergantung dari jenisnya. Buah ini dipanen lebih awal untuk kemudian dibiarkan matang secara bertahap, baru setelah itu dijual secara komersial.

Kenapa dinamakan alpukat mentega?

Dari jenis-jenis alpukat lainnya, alpukat mentega paling banyak mencuri perhatian karena namanya yang menyangkut pautkan produk olahan susu tersebut. Nah dikutip dari Doktersehat.com, embel-embel “mentega” pada alpukat mentega diberikan karena tekstur daging buah alpukat ini mirip seperti mentega, yakni lembut dan halus.

Berikut ciri-ciri alpukat mentega yang matang:

  1. Kulitnya berwarna hijau keunguan
  2. Untuk mengecek kematangan alpukat mentega, hal paling mudah yang dapat kamu lakukan adalah dengan memperhatikan warna kulitnya. Alpukat dengan warna kulit hijau mengindikasikan usia yang muda. Artinya, semakin hijau, maka semakin muda pula usia alpukat tersebut. Pastikan untuk memilih alpukat yang memiliki warna kulit ungu cerah dan mengkilap. Hindari memilih alpukat berwarna kulit ungu kusam dan lembek bila ditekan, karena beresiko terlalu matang dan mendekati busuk.

    Jangan coba-coba untuk membelah alpukat hanya demi memastikan kematangannya. Sebab bila kulit alpukat terbuka ketika buah belum matang, maka hal ini akan mengganggu siklus kematangannya. Buah alpukat yang telah dikupas ini akan menjadi tidak matang-matang. Bila kamu berencana untuk tidak langsung mengonsumsi alpukat mentegamu, maka pilihlah yang berwarna hijau, kemudian simpan secara tepat hingga kulitnya berubah warna tanda siap dikonsumsi.

  3. Tekstur buah terasa empuk
  4. Selain dengan melihat warna kulit, cara lain untuk memastikan kematangan alpukat mentega adalah dengan mengecek teksturnya. Alpukat mentega yang sudah matang akan terasa empuk, tidak keras ataupun benyek. Ketika mengecek tekstur buah, pastikan untuk menggunakan cara yang benar.

    Cara yang benar ketika mengecek tekstur buah ini adalah dengan menggunakan seluruh telapak tangan secara perlahan. Hindari menggunakan satu jari untuk menekan permukaan buah karena beresiko merusak buah. Selain itu, meraba dengan menggunakan seluruh telapak tangan akan membuatmu menghemat waktu karena dapat memeriksa lebih banyak alpukat mentega dalam waktu yang lebih singkat.

  5. Tangkai alpukat mentega yang matang berwarna hijau
  6. Ciri-ciri alpukat mentega untuk memastikan kematangannya adalah dengan memeriksa bagian tangkai buahnya. Apabila tersisa bagian batang dari tangkai alpukat, petiklah secara perlahan dan hati-hati. Hal ini bertujuan untuk mengecek lubang yang ditinggalkan oleh batang tangkai tadi. Lubang ini dapat menjadi indikator tingkat kematangan buah yang cukup efektif.

    Bila warnanya hijau, berarti alpukat mentega telah matang secara sempurna. Namun bila warnanya cokelat muda, itu artinya alpukat masih belum matang. Sementara bila lubangnya memiliki warna cokelat gelap maupun hitam, maka artinya alpukat sudah terlalu matang.

  7. Buah mudah dikupas dari kulitnya
  8. Apabila telah melakukan tahap-tahap diatas, kamu bisa memastikan kematangannya dengan mengupas alpukat. Cara mengupas alpukat mentega yang benar adalah dari tengah secara horizontal, bukan dari tangkai dan secara vertikal seperti yang banyak orang lakukan selama ini.

  9. Daging alpukat mentega lembut dan bersih
  10. Bila kamu memutuskan untuk membeli alpukat mentega dalam kondisi telah dikupas di supermarket, maka cara paling mudah untuk memastikan tingkat kematangannya adalah dengan mengecek fisik daging buahnya. Alpukat mentega yang matang sempurna akan memiliki daging yang lembut dan bersih. Jika terlalu tua atau kematangan, biasanya daging alpukat mentega akan cenderung muncul banyak serat yang berwarna hitam.

  11. Biji buah mudah lepas dari dagingnya
  12. Ciri-ciri alpukat mentega lain yang dapat menjadi indikator tingkat kematangannya adalah bagian bijinya. Ini termasuk salah satu cara tradisional yang cukup efektif. Buah alpukat yang sudah matang biasanya memiliki kecenderungan biji buah yang mudah terlepas. Untuk mengetahui kualitas serta kematangan alpukat mentega, cukup goyangkan buah. Apabila terdengar bunyi yang menandakan biji buah goyang apalagi jatuh, maka alpukat mentega tersebut layak untuk dikonsumsi.

  13. Mematangkan alpukat
  14. Bagaimana bila terlanjur membeli alpukat yang belum matang? Tenang, kamu tetap bisa mematangkan alpukat dengan cepat. Tipsnya, gunakan kaus kaki bersih untuk menyimpang alpukat, letakkan di tempat dengan suhu ruang. Atau, kamu juga bisa memasukkan alpukat ke dalam kantung kertas bekas kemasan kopi dan fast food.

Sudah tahukan ciri-ciri buah alpukat mentega? Kalau ngomongin soal alpukat, tidak lengkap rasanya kalau tidak bahas tentang manfaat alpukat mentega bagi kecantikan. tidak heran kenapa banyak wanita yang menggemari buah satu ini, ya karena manfaatnya sangat banyak untuk kecantikan baik itu kecantikan kulit wajah hingga tubuh. Mengkonsumsi alpukat ini juga bisa kamu jadikan jus atau dimakan langsung sebagai menu weekend kamu lho Maiders. Selamat mencoba 🙂

*Sumber: Sayurbox