Jakarta (27/10) – Meskipun memliki nama dan bentuk yang mirip, tapi tanaman serai wangi dan serai biasa memiliki fungsi serta ciri yang berbeda. Jika dilihat sekilas, keduanya terlihat seperti rumput dengan daun yang panjang, langsing, dan tajam. Namun, tumbuhan berumpun ini memiliki aroma yang khas. Perbedaan yang paling signifikan antara tanaman serai wangi dan serai biasa adalah fungsi dari masing-masing serai itu sendiri. Serai wangi memiliki batang yang lebih ramping dan aromanya sangat kuat sehingga kerap digunakan sebagai pembuatan minyak atau sabun serai dan juga diandalkan sebagai tanaman pengusir nyamuk.

Sementara, serai bumbu dapur punya bentuk pangkal batang yang lebih besar dan berisi daripada serai wangi. Selain itu, aromanya tidak terlalu tajam dan rasanya sedikit pahit. Meskipun demikian, serai biasa ini sangat cocok digunakan sebagai bumbu untuk masakan atau sambal.

Ini perbedaan sereh wangi dan sereh dapur

  • Bentuk daun
  • Dilihat dari bentuk daunnya, sereh wangi dan sereh dapur memiliki bentuk daun yang berbeda sehingga mudah untuk dikenali jenisnya. Sereh wangi memiliki bentuk daun yang lebih panjang. Panjang daun sereh wangi ini mencapai 90-100 cm. Bentuknya yang panjang inilah, daun sereh wangi kerap melengkung bahkan hingga menyentuh tanah.

    Sementara sereh dapur memiliki jenis daun yang lebih pendek dengan kisaran 60 cm. Hal ini membuat daun sereh dapur cenderung berbentuk tegak meskipun kadang terdapat lengkung di bagian ujungnya, namun tidak signifikan layaknya sereh wangi. Secara lebar daun, sereh wangi juga lebih lebar dengan kisaran 0,5-2 cm lebar daunnya.

  • Warna batang
  • Selain daun, hal lain yang membedakan antara sereh wangi dengan sereh dapur adalah warna batangnya. Pada sereh wangi, warna batangnya kemerahan, cenderung mengarah pada warna ungu. Itu sebabnya sereh wangi juga dikenal dengan sebutan sereh merah. Sementara pada sereh dapur, warna batangnya biasanya kehijauan, dengan warna putih di bagian pangkal batangnya.

  • Aroma
  • Aroma daun sereh wangi dengan sereh dapur berbeda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kandungan utama dari kedua jenis sereh tersebut. Sereh wangi memiliki kandungan utama berupa citronela, sementara sereh dapur mengandung sitral. Apabila dipetik dan diremas daunnya, sereh wangi akan mengeluarkan aroma seperti minyak tawon atau minyak telon.

    Hal ini merupakan sesuatu yang wajar sebab sereh merupakan salah satu bahan baku untuk pembuatan minyak telon. Bila dibandingkan dengan sereh dapur, sereh wangi memiliki aroma yang lebih segar. Sementara aroma sereh dapur cenderung khas, sulit untuk dideskripsikan namun sekilas memiliki aroma yang serupa dengan lemon. Untuk mengujinya, cukup remas daun sereh dan cium aromanya agar dapat membedakan antara sereh wangi dengan sereh dapur.

  • Isi kandungan
  • Perbedaan aroma tersebut timbul karena kandungan yang dimiliki kedua serai ini. Serai wangi mengandung citronella oil, sehingga bersifat antiseptik, antijamur, dan antimikroba. Sedangkan, serai dapur mengandung sitral yang dapat menciptakan aroma harum pada masakan. Sereh dapur dan sereh wangi memiliki manfaat yang luas dalam masyarakat. Namun sayangnya masih banyak yang belum mampu membedakan antara keduanya. Sereh wangi memiliki nama latin Cymbopogon nardus, sedangkan sereh dapur bernama latin Cymbopogon citrates.

Nah, itulah beberapa perbedaan serai wangi dan serai dapur yang perlu kamu ketahui,Maiders. Kita jadi bisa tahu manfaat lain dari tumbuhan ini, deh. Semoga bermanfaat!

*Sumber: Maimaid Team