Jakarta (15/9) – Burung merak adalah salah satu jenis burung yang memiliki bulu yang cantik dan indah. Merak merupakan salah satu burung yang masih berkerabat dengan ayam hutan. Jenis unggas cantik ini menghabiskan hidupnya di darat namun di situasi tertentu merak juga bisa terbang tinggi. Di dunia burung, merak dinobatkan sebagai burung terindah. Kenapa begitu? Karena burung merak memiliki bulu yang berwarna-warni dan mempunyai mahkota di atas kepalanya.

Ekor burung Merak yang panjang dan berhiaskan pola mata selalu menarik untuk dilihat. Fenomena bola mata ini terjadi karena adanya kemampuan rambut-rambut kecil yang memantulkan cahaya. Cahaya yang dipantulkan oleh rambut berubah menjadi gelombang panjang yang terdiri dari beberapa macam warna. Selanjutnya, warna tersebut membentuk bulatan kecil yang mirip bola mata.

Bulu-bulu cantik yang dimiliki burung merak sebenarnya hanyalah bulu halus yang tanpa warna. Uniknya, pada saat bulu-bulu tersebut menyatu dan mekar, maka akan terlihatlah keindahan aneka warnanya. Jenis-jenis burung merak :

  1. Merak Biru (Pavo cristatus)
  2. Merak biru adalah salah satu jenis burung merak yang pada sebagian tubuhnya didominasi oleh bulu yang berwarna biru. Jenis burung ini sering disebut dengan Merak India. Di dalam mitologi Budha merak biru memiliki peranan penting. Bahkan di negara India, merak biru jantan dinobatkan sebagai burung nasional karena bentuk dan tampilannya seperti raja. Populasi merak biru biasanya terdapat pada hutan terbuka yang ada padang rumputnyas seperti di India, Pakistan, Bhutan serta Nepal. Makanan burung merak biru seperti biji-bijian, dedaunan dan berbagai macam serangga.

    Untuk ukuran burung merak jantan dewasa bisa mencapai sekitar 230 cm. Sedangkan untuk merak yang berjenis kelamin betina memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan yang jantan. Merak biru memiliki semacam mahkota di atas kepalanya yang berbentuk seperti kipas.

  3. Merak Hijau (Pavo muticus)
  4. Merak hijau adalah salah satu jenis spesies burung merak yang berasal dari Indonesia dan mempunyai bulu berwarna hijau keemasan. Burung merak hijau tersebar di hutan terbuka seperti di Indocina, Jawa (Indonesia) khusunya di daerah Alas Purwo serta Baluran dan Tiongkok. Untuk populasi burung merak hijau di pulau Jawa sudah mulai berkurang.

    Kenapa begitu? Karena merak hijau banyak di buru oleh para pemburu liar untuk diambil bulunya atau untuk diperjualbelikan. Saat ini merak hijau dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1999. Jadi, burung merak hijau tidak boleh diperjual belikan di Indonesia.

  5. Merak Putih (Pavo cristatus)
  6. Merak putih adalah salah satu jenis burung merak yang memiliki bulu berwarna putih semua tanpa ada campuran warna lain. Burung merak putih sering di sebut dengan Merak Albino. Panjang tubuh merak putih sama dengan merak biru. Panjang badan dan ekornya sama yaitu bisa mencapai ukuran 1 – 1,5 meter.

    Untuk merak putih yang berjenis kelamin jantan memiliki ekor yang panjang dan memilki taji di bagian kakinya. Untuk merak putih yang berjenis kelamin betina memiliki ekor yang lebih pendek dibandingkan yang jantan dan tidak memiliki taji dibagian kakinya. Merak putih juga memiliki semacam mahkota yang berbentuk kipas di atas kepalanya.

Keunikan Burung Merak bukan hanya terlihat dari penampilan bulu-bulunya yang mempunyai aneka warna. Ternyata masih ada beberapa keunikan lainnya yang tidak semua orang mengetahuinya.

Dibawah ini adalah beberapa keunikan yang cukup menarik untuk disimak:

  • Memiliki Penamaan Yang Berbeda
  • Merak jantan biasa disebut dengan Peacock, sedangkan yang betina disebut dengan Peahen. Tidak banyak orang yang mengetahui hal ini, karena sebagian besar pecinta unggas menyebutnya sebagai Peacock baik bagi yang jantan maupun betina. Sama halnya dengan cara penyebutan unik lainnya yaitu untuk keluarga merak dikenal dengan sebutan “bevy” dan kelompok merak dikenal dengan sebutan “party”. Tidak diketahui dengan pasti sebab musababnya kenapa ada penyebutan yang berbeda tersebut, yang pasti hal itu malah menambah daftar keunikan dari spesies ini.

  • Omnivora Terbesar di Dunia
  • Spesies ini merupakan salah satu jenis burung dalam keluarga unggas yang terbesar di dunia. Panjangnya hingga ekor dapat mencapai ukuran 3 m, dan beratnya dapat mencapai 6 m. Merak termasuk hewan dalam spesies omnivora, yaitu hewan golongan pemakan tumbuhan dan hewan seperti serangga, arthropoda, amfibi, bunga, biji-bijian dan lain sebagainya. Musuh utama mereka adalah golongan hewan buas pemangsa seperti singa, macan tutul, Luwak dan lainnya. Saat merasakan adanya ancaman, burung ini akan terbang dan bersembunyi menyamar di antara pepohonan.

  • Memiliki Kombinasi Bulu Yang Indah
  • Burung ini memiliki warna ekor yang terlihat berbeda setiap saat kamu merubah sudut pandang penglihatan. Hal ini disebabkan karena pantulan cahaya matahari yang meneranginya. Bulu pada bagian ekor memiliki ornamen menyerupai mata dengan kombinasi warna bulu lainnya seperti merah, hijau, emas dan biru. Perbandingan ukuran ekornya dapat mencapai hingga 60% dari total keseluruhan panjang tubuhnya. Merak betina menyukai pasangan yang memiliki ekor panjang, lebar dan berwarna warni. Sifat si jantan yang poligami dapat mempunyai pasangan betina hingga lima pasangan.

  • Si Suara Lantang Yang Panjang Umur
  • Meski burung ini mempunyai penampilan yang sangat indah untuk dipandang, semua keempat jenisnya memiliki suara yang keras dan dapat memekakkan gendang telinga orang yang berada di sekitarnya. Merak betina dapat menghasilkan telur 3-5 butir saat menetaskan. Telur-telur tersebut akan menetas setelah hitungan 28 hari. Anak burung yang lahir sudah dapat berjalan, makan dan minum sejak berumur satu hari tanpa bantuan induknya. Merak dapat berumur hingga dua puluh tahun saat hidup di alam liar maupun saat hidup di penangkaran.

Itulah keindahan dan keunikan dari Burung Merak. Burung merak memiliki kelebihan yaitu dapat dipelihara di berbagai iklim seperti iklim tropis, subtropis sampai negara yang memiliki 4 musim. Apakah Anda berminat untuk memeliharanya, Maiders? Merak memang mudah dalam pemeliharaannya. Anda hanya butuh ketelatenan dan keuletan dalam memeliharanya.

*Sumber: hobiternak.com