Jakarta (16/4) – Cara menjaga stamina saat puasa bisa membuat tubuh tetap bugar. Apalagi saat berpuasa, tubuh akan mengalami banyak perubahan seperti pola tidur, pola makan, olahraga, dan aktivitas harian. Hal ini tentunya dapat penurunan stamina sehingga kamu mudah merasa lemas.

Cara menjaga stamina saat puasa identik dengan konsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka. Kamu juga harus menghindari begadang dan tetap berolahraga secukupnya agar kondisi kesehatan tetap terjaga.

Selain memperhatikan pola tidur, pola makan, hingga olahraga, kamu juga harus memperhatikan kondisi tubuh sehari-hari. Jika kamu sedang dalam pengobatan atau menderita penyakit tertentu, ada baiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum berpuasa.

Berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan selama bulan ramadan agar tubuh tetap fit saat puasa:

  1. Jangan lewatkan sahur
  2. Cara paling sederhana untuk tetap fit saat puasa adalah jangan pernah lewatkan sahur. Sama seperti sarapan pagi, sahur adalah bagian terpenting untuk menambah asupan energi selama seharian sampai tiba waktu berbuka. Makanlah yang benar saat sahur dengan memperhatikan asupan nutrisi seimbang dari karbohidrat kompleks, serat dan protein.

    Anda bisa mengonsumsi makanan seperti beras merah, gandum, dan oat yang membuat kenyang lebih lama. Asupan makanan yang mengandung serat tinggi berasal dari kurma, biji-bijian, kentang, sayuran dan hampir semua buah terutama aprikot, plum, pepaya dan pisang.

    Sedangkan asupan protein bisa Anda dapatkan dari telur, keju, yoghurt atau daging rendah lemak yang membantu menambah energi Anda sepanjang hari.

  3. Penuhi kebutuhan cairan
  4. Sebagaian besar tubuh kita terdiri dari air, dan kita membutuhkan jumlah yang sama dengan air yang terbuang saat kita berpuasa. Minumlah setidaknya 8-12 gelas air putih sehari agar fit saat puasa. Anda bisa memenuhi cairan tersebut saat berbuka puasa hingga saat sahur agar membantu tubuh tetap terhidrasi.

    Selain itu, ada baiknya Anda menghindari kafein. Pasalnya, kafein bersifat diuretik yang membuat kita lebih sering buang air kecil, sehingga cairan dalam tubuh cepat hilang.

    Cobalah mengurangi minuman berkafein secara berlebihan selama bulan Ramadan untuk menghindari dehidrasi selama berpuasa.

  5. Makan secukupnya
  6. Selama Ramadan, waktu yang paling dinanti adalah waktu berbuka. Namun sayangnya banyak orang yang “kalap” ketika menyantap hidangan berbuka. Langsung memakan banyak makanan saat berbuka akan membuat perut kembung dan begah. Itu sebabnya makan secukupnya dianjurkan saat berbuka puasa agar fit.

    Anda bisa makan secara bertahap, saat berbuka makanlah makanan yang ringan seperti salad buah, es buah, kurma, atau air putih. Nah selang beberapa jam kemudian, barulah makan besar.

  7. Hindari makanan berminyak
  8. Menu gorengan untuk berbuka puasa memang menggoda sekali. Namun ada baiknya Anda menghindari segala bentuk makanan yang digoreng dengan minyak dalam jumlah banyak agar fit saat puasa. Pasalnya, makanan ini akan meningkatkan risiko kenaikan kolestrol dalam tubuh Anda.

  9. Mengurangi makanan dan minuman yang manis
  10. Anda juga diharuskan mengurangi minuman dan makanan manis serta produk olahan agar fit saat puasa. Banyak orang yang keliru mengartikan maksud dari ‘berbuka dengan yang manis’.

    Makanan atau minuman manis memang penting dikonsumsi saat berbuka untuk menormalkan gula darah. Hanya saja, Anda harus memperhatikan porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi. Apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula.

    Pasalnya, tanpa disadari, minuman dan makanan manis yang kita dikonsumsi secara rutin selama bulan Ramadan jutru akan menyebabkan kenaikan berat badan. Anda harus ingat, untuk memastikan tubuh fit saat Ramadan, maka energi yang dikeluarkan harus lebih banyak daripada energi yang masuk.

  11. Olahraga
  12. Puasa bukan jadi halangan untuk melakukan aktivitas fisik. Anda bisa melakukan olahraga dengan intesitas ringan sampai sedang setelah berbuka puasa agar fit, saat tubuh sudah terpenuhi asupan energinya. Lakukan olahraga selama 30 menit dengan jalan kaki, bersepeda, jogging ataupun latihan lain yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

  13. Tidur yang cukup
  14. Selain memerhatikan asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting. Mengantuk selama puasa bukanlah disebabkan karena tidak makan dan minum seharian, melainkan karena Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Jika harus bangun pagi untuk menyiapkan makan sahur, maka pada malam harinya Anda tidak boleh begadang untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

    Usahakan untuk tidur lebih cepat dari biasanya. Misalnya sesudah salat tarawih. Sebab, kurang tidur akan memengaruhi kinerja otak sehingga menghambat aktivitas Anda nantinya. Tentunya kondisi seperti ini membuat tidak nyaman, terutama saat bulan puasa, karena Anda tidak dapat menstabilkan keadaan tersebut dengan segera minum air mineral.

Kuncinya adalah menjaga asupan air mineral saat menjalankan ibadah puasa sesuai dengan kebutuhan tubuh. Menurut para ahli, setidaknya rata-rata tubuh orang dewasa dengan intensitas aktivitas sedang memerlukan asupan air mineral sebanyak dua liter (setara dengan delapan gelas).

Jika melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi, tentu lebih tinggi pula kebutuhan air mineralnya.

*Sumber: Hallosehat