Jakarta (30/06) – Pabrikan mobil selalu menyediakan opsi warna putih untuk konsumennya. Mobil warna putih dipilih bukan hanya karena bersifat netral, tapi juga dianggap lebih mewah, elegan, dan berjiwa muda. Dalam beberapa tahun terakhir, peminat mobil warna putih juga mengalami peningkatan besar. Itu bisa dilihat dari banyaknya mobil putih yang berseliweran di jalan, benar tidak Maiders?.

Adapun dari sisi teknis, putih merupakan warna yang mampu menangkal hawa panas di dalam kendaraan. Alasannya warna putih bisa memantulkan pancaran cahaya matahari. Kondisi ini dianggap menguntungkan terutama untuk kendaraan yang mobilitasnya ada di wilayah-wilayah yang bersuhu tinggi. Namun di antara warna lainnya, warna putih pada mobil tentunya memiliki kekurangan tersendiri. Warna jenis ini akan sangat mudah terlihat kotor jika terkena kotoran debu maupun lumpur. Noda sedikit saja akan mudah terlihat, kondisi yang makin parah saat musim hujan datang.

Oleh sebab itu, bagi pemilik mobil bercat putih wajib melakukan perawatan ekstra agar tampilan luar mobil terlihat selalu segar dan tampak terawat. Dikutip dari laman Auto2000, perawatan cat pada mobil umumnya sama saja. Tapi jika yang kamu punya adalah mobil berkelir putih, jika kurang dirawat akan lebih cepat terlihat kusam atau putih kecoklat-coklatan. Intinya, jangan membiarkan bodinya selalu kotor, kalau kotor segera dibersihkan menggunakan air keran dan dilap lagi sampai benar-benar bersih dan kering. Jika tidak, efek jangka panjangnya bodi mobil bisa cepat kusam. Warna putihnya akan pudar dan kehilangan kecerahannya.

“Pantangan selanjutnya tidak boleh parkir di tempat sembarangan, apalagi tempat terbuka karena potensi terkena sinar matahari langsung dan hujan, lama kelamaan warnanya menjadi kusam,” tulis pernyataan Auto2000.

Pada masa transisi era new normal, masyarakat kini mulai beraktivitas kembali. Mobil yang selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan work from home (WFH) diam di garasi saja hingga sekitar 3 bulan ke belakang, kini mulai bergerak lagi. Sebelum digunakan kembali, tampilan mobil perlu mendapat perawatan juga. Bagian bodi hingga kaca perlu mendapat perhatian agar tetap kinclong. Suzuki Indonesia memberikan kiat khusus dalam merawat tampilan kendaraan. Setidaknya ada tiga hal yang harus diperhatikan pemilik mobil. Apa saja?

  1. Goresan pada bodi mobil
  2. Goresan pada bodi mobil akan membuat mobil terlihat tidak mulus. Memang, goresan pada bodi mobil terkadang sulit dihindari, bahkan pemilik mobil kerap tidak menyadari adanya goresan di bodi mobil. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa mencuci mobil terlebih dahulu di tempat/lokasi yang tidak terpapar sinar matahari langsung, lalu gunakan compound untuk menghilangkan coretan dan baret halus pada bodi mobil. Gosok bagian tersebut menggunakan kain microfiber atau busa halus secara melingkar dengan tekanan sedang sampai goresan tidak terlihat. Setelah itu, oleskan wax dengan busa halus untuk menyempurnakan hasil compound. Ulangi proses hingga mencapai hasil yang diinginkan.

  3. Bodi mobil berkarat
  4. Bodi mobil yang berkarat dapat terjadi karena terkelupasnya lapisan cat pelindung metal pada mobil, sehingga metal terpapar udara luar yang menyebabkan munculnya karat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut adalah menghindari parkir terlalu lama di tempat lembab. Segera cuci terutama bagian bawah mobil jika terkena hujan, periksa karet atau list penahan air di kaca pintu dan segera ganti jika karet sudah bocor atau tidak lentur, serta segera bersihkan plat dengan bensin supaya tidak timbul karat jika ada goresan dalam atau cat mengelupas sampai plat bodi.

  5. Jamur di kaca mobil
  6. Kaca mobil merupakan salah satu komponen penting untuk melindungi pengendara, namun tetap harus memberikan visibilitas yang baik. Jika tidak dirawat dengan baik, kaca mobil dapat ditumbuhi jamur yang disebabkan sisa air kotor yang menempel pada kaca dan menjadi bercak hingga berbekas saat kering.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda dapat mengeringkan kaca mobil dengan sempurna setelah mencuci mobil. Jangan biarkan bercak air menempel dan kering dengan sendirinya pada kendaraan. Selain itu, lakukan pembilasan dengan air bersih jika mobil terkena air hujan atau air kotor. Jika kaca mobil terlanjur berjamur, lap kaca menggunakan alkohol dan gosok dengan kapas, ulangi proses tersebut hingga kaca mobil Anda benar-benar bersih dari jamur.

Semoga bermanfaat ya Maiders πŸ™‚

*Sumber: Auto2000 Suzuki Indonesia