Jakarta (15/9) – Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menerapkan kebijakan baru kembalinya masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif.

Dikutip dari media social instagram @love_gbk, menerangkan, akan tetap ada pembatasan pengunjung yang masuk ke area Stadion GBK hanya 1000 orang per jam. Di mana nantinya akan ada sistem buka tutup per satu jam sekali untuk mencegah kerumunan massa.

Beragam aktivitas yang dilakukan masyarakat di kawasan GBK selama kembalinya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi bahan evaluasi pelaksanaan tata tertib protokol kesehatan di kawasan GBK.

Hal ini menjadi dasar untuk membuat beberapa kebijakan Pembaharuan Tata Tertib dan Protokol Kesehatan untuk Pengunjung yang beraktivitas di Kawasan GBK khususnya pada hari Sabtu dan Minggu.

Berikut ini kebijakan baru yang diterapkan PPK GBK di masa kembalinya PSBB:

  1. Jam operasional dimulai pada pukul 05.00-20.00 WIB.
  2. Akses keluar dan masuk ke kawasan GBK melalui Pintu 5 (depan FX) . Untuk kendaraan bermotor roda empat diarahkan untuk parkir di Parkir Akuatik dan Helipad, sedangkan kendaraan roda empat diarahkan untuk parkir di parker Selatan, Akuatik, Jalur pintu kuning dan Helipad.
  3. Area Ring Road Stadion Utama GBK hanya untuk pejalan kaki tanpa peralatan (misalnya sepeda, skateboard, scooter, dan/atau stroller).
  4. Akses masuk pengunjung menuju Ring Road Stadion Utama GBK hanya melalui Pintu A yang akan dibuka-tutup secara berkala dan akses keluar melalui Pintu D, Pintu E, dan Pintu G.
  5. Jumlah pengunjung Ring Road Stadion Utama GBK akan dibatasi secara bergiliran dengan jumlah pengunjung maksimal 1.000 orang dan waktu maksimal 1 (satu) jam per shift.
  6. Pengunjung yang berusia kurang dari 12 tahun dan ibu hamil dilarang masuk ke kawasan GBK. Seluruh pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, antara lain pengecekan suhu tubuh di Pintu Masuk Utama dan ring road, cuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak fisik minimal 2 meter dan tidak bergerombol.

“Dengan adanya Pembaharuan Tata Tertib dan Protokol Kesehatan yang diterapkan oleh Manajemen GBK ini, diharapkan mampu mendorong peran serta masyarakat agar tetap sehat di tengah pandemi COVID-19 sehingga masyarakat dapat berolahraga dengan aman dan nyaman di Kawasan GBK” tutup Winato, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno.

*sumber: gbk.id