Jakarta (16/10) – Salah satu periode penting dalam perjalanan seorang ibu adalah pemberian ASI (air susu ibu). ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dan diberikan secara eksklusif sampai usia 6 bulan. Dibalik perjuangan seorang ibu, tentunya ada status seorang ayah yang mendukungnya. Dukungan suami menjadi salah satu kunci keberhasilan seorang ibu dalam menyusui bayinya.

Tantangan menjadi Ibu Milenial

Selain menjalani profesinya sebagai wanita karir, Sita Imaniah sedang sibuk menjadi seorang ibu bagi anak pertamnya. Di usia yang masih terbilang muda, ia juga bisa disebut sebagai ibu milenial. Dalam sebuah wawancara oleh tim maimaid, dirinya membagikan pengalamannya menjadi ibu milenial. Saat awal pasca melahiran, Sita membagi pengalamannya saat memberikan ASI. Sita mengaku saat itu dirinya mendapatkan ASI yang berwarna putih bening hingga di hari ke tiga ASI tersebut berubah mulai mengental dan tapi tidak banyak.

Lalu, Sita pun memberikan tips agar ASI lancar dan banyak, yaitu para ibu selalu makan-makanan yang sehat seperti, sayur daun katuk, papaya juga wortel, serta susu almond. Tentunya tidak boleh stress, karena hal tersebut bisa mempengaruhi ASI. Sita juga mengungkapkan perasaannya saat mengasi ASI itu sungguh bahagia yang luar biasa, ibu bahagia anak pun juga bahagia.

Keuntungan menjadi Ibu Milenial

Keuntungan menjadi ibu milenial adalah teknologi. Keuntungan dan kemudahan mendapatkan banyak informasi di era digital lewat berbagai sumber memicu kebingungan di antara para ibu milenial. Ada kecenderungan, para ibu membandingkan satu sama lain. Lebih lanjut, dilansir dari berbagai sumber menjelaskan ada beberapa hal yang kerap menjadi sumber keraguan dan kecemasan para ibu milenial, yaitu mom-shaming, paradox of choices, dan keinginan untuk menjadi sempurna.

Bila zaman dahulu omongan dan tekanan seperti itu hanya datang dari orangtua, mertua, atau suami. Namun saat ini para ibu milenial justru bisa mendapatkan hal itu dari teman atau bahkan orang tidak dikenal melalui media sosial. Selain itu, karakter ibu milenial yang cenderung memiliki banyak informasi dari berbagai sumber juga menjadi salah satu sumber kecemasan mereka. Ini menimbulkan fenomena kebingungan pengambilan keputusan akibat terlalu banyak ketersediaan informasi.

Positifnya, orang tua milenial tahu lebih banyak tentang perkembangan anak dibandingkan generasi orang tua sebelumnya. Dibandingkan generasi sebelumnya, orang tua generasi milenial menjunjung tinggi perbedaan sehingga lebih berpikiran terbuka dan tidak konvensional.

Maka, gaya parenting cenderung mengutamakan kerja tim dan mengesampingkan pembagian tugas tradisional yang didasarkan oleh perbedaan gender. Orang tua milenial cenderung mendorong anak-anak mereka untuk bebas mengekspresikan diri mereka.

Mengenai gaya para ibu milenial, pastinya para ibu terkadang kesulitan untuk mengatur si kecil serta urusan pekerjaan rumah. Tenang, para ibu jangan khawatir, karena Maimaid solusi jalan keluarnya dari kekhawatiran para ibu baru.

Jika Anda butuh layanan Maimaid seperti Babysitter dan Asisten Rumah Tangga (ART), Anda dapat kunjungi melalui website www.maimaid.id atau hubungi hotline 021-220-586-67.

*Sumber: Maimaid team