Jakarta (1/8) – Kolesterol membantu tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak. Kolesterol dalam kadar yang sesuai sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh dalam membantu membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi secara normal. Selain dari itu, kolesterol juga dibutuhkan untuk proses pencernaan, produksi hormon, dan membentuk vitamin D. Jika kadar kolesterol terlalu tinggi, maka hal tersebut berbahaya bagi tubuh karena akan menyebabkan berbagai penyakit dan komplikasi.

Gejala kolestrol rawan dialami orang yang tinggal di perkotaan. Penyebabnya, mulai dari kesibukan yang membuat jarang berolahraga hingga makanan tinggi lemak jenuh seperti fast food. Kolestrol yang dimaksud bukan kolestrol baik tapi kolestrol jahat. Kolestrol jahat ini dikenal dengan Low density lipoprotein (LDL), dapat menyebabkan pembuluh darah arteri (yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh) tersumbat yang kemudian berdampak ke penyakit jantung dan stroke.

Dikutip dari situs healthline , gejala stres yang biasa dialami pekerja juga bisa mendorong kenaikan kolestrol. Situs itu memaparkan bahwa stres menyebabkan kebiasaan diet yang buruk, kelebihan berat badan dan tingginya kolestrol karena keluarnya hormon kortisol.

Keluarnya hormon kortisol akan menaikan kadar kolestrol jahat dalam tubuh Anda. Dari berbagai sumber, tim Maimaid membagikan cara sederhana menghindari kolestrol bagi Anda.

  1. Mengurangi Minyak
  2. Makanan mengandung minyak memang kelihatan enak meskipun bisa menaikan kadar kolestrol jahat Anda. Makanan ini memang patut dihindari jika Anda mau menurunkan kadar kolestrol jahat. Dilansir hellosehat contoh makanan yang Anda harus hindari atau batasi konsumsinya adalah jeroan, daging berlemak, mentega, krim, makanan berminyak, susu tinggi lemak.
    Anda pun mulai bisa makan makanan yang tak mengandung minyak seperti, ayam rebus, tempe rebus, tahu rebus sebagai solusinya.

  3. Mulai Berolahraga Rutin
  4. Selain menghindari makanan yang mengandung lemak jahat, Anda juga harus wajib berolahraga secara rutin. Olahraga penting meskipun hal ini terkadang sulit dilakukan bagi pekerja yang waktu bekerjanya cukup padat atau bisa dibilang sibuk. Dikutip dari www.medicalnewstoday.com, aktif berolahraga selama 30 menit per hari bisa meningkatkan kerja hati, menjaga berat badan dan mengurangi kandungan kolestrol jahat serta mendorong kadar kolestrol baik. Selain itu badan yang tak obesitas akan mampu mengurangi risiko dari penyakit jantung.

  5. Minum Obat Penurun Kolestrol
  6. Selain mengubah pola hidup, cara menurunkan kolesterol lainnya adalah dengan mengonsumsi obat penurun kolesterol. Obat penurun kolesterol bisa menurunkan lemak jahat lebih cepat sampai 50% dibandingkan cara lain. Namun sama seperti obat-obatan lainnya, obat kolesterol tinggi ini juga dapat menyebabkan efek samping.

    Efek samping paling umum dari penggunaan obat penurun kolesterol ini adalah pusing, masalah pencernaan, nyeri otot dan sendi, diabetes mellitus tipe 2, sampai kerusakan otot dan hati.

    Risiko Anda mengalami efek samping obat kolesterol tinggi bisa meningkat jika obat ini dikonsumsi sekaligus dalam jumlah banyak, mempunyai penyakit ginjal atau hati, atau memiliki postur tubuh yang kecil. Wanita dan lansia berusia lebih dari 65 tahun juga mengalami peningkatan risiko yang lebih tinggi.

    Butuh tidaknya Anda menggunakan obat kolesterol tinggi pada dasarnya tergantung dari kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Sebaiknya Anda selalu berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya.

  7. Sering Makan Alpukat
  8. Salah satu makanan yang baik untuk melawan kolestrol jahat adalah buah alpukat. Situs mayoclinic pada 2018 menjelaskan bahwa alpukat mengandung nutrisi lemak jenuh yang sehat. Alpukat bisa menjadi alat diet yang sehat untuk melawan kolestrol jahat yang bisa menyebabkan kegendutan. Supaya lebih bervariasi alpukat bisa dimakan bersamaan dalam salad atau sandwich.

Sejumlah langkah di atas bisa menjadi gaya hidup sehat untuk mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh Anda. Semoga bermanfaat buat Anda menjadi dan badan lebih sehat serta bugar.

*Sumber: cigna